Gelar Pameran di Tokyo, Sony Kenang 40 Tahun Walkman

FotoINET

Gelar Pameran di Tokyo, Sony Kenang 40 Tahun Walkman

istimewa - detikInet
Senin, 02 Sep 2019 18:41 WIB

Jakarta - 40 tahun silam Sony merilis Walkman perdana TPS-L2, yang lantas menjadi ikon dalam sejarah. Untuk mengenang, Sony pun menggelar pameran Walkman di Tokyo.

Sony mengadakan pameran Walkman di Tokyo dengan tema 'Walkman in the Park' yang berlokasi di Ginza Sony Park, Tokyo. (Foto: The Verge)

Pameran ini hanya digelar sampai minggu ini saja. (Foto: The Verge)

Pada pameran tersebut pengunjung akan disuguhkan dengan berbagai macam produk Walkman dari Sony yang dipajang disetiap sudut Ginza Sony Park. (Foto: The Verge)

Desain serta tata ruang pameran tersebut terinspirasi dari skate park. (Foto: The Verge)

Dengan tema tersebut memungkinkan pengunjung bisa duduk di pinggir jalan dan mendengarkan musik hip-hop dari TPS-L2 original.  (Foto: The Verge)

Sehingg pengjunung bisa meraasakan seperti kembali ke tahun 80-an.  (Foto: The Verge)

Pengunjung juga dapat mendengarkan musik pada cd atau kaset melalui headphone yang disediakan sambil membaca kutipan dari orang-orang yang menggunakan Walkman pada masa lalu. (Foto: The Verge)

Kembali mengenang perjalanan Sony, mereka disebut sebagai pioner yang memulai era pemutar musik portabel saat merilis Wlak TPS-L2 pada 1 Juli 1979. (Foto: The Verge)

Perangkat ini kelak mengubah cara orang untuk mendengarkan musik, tanpa harus membawa besar seperti Boombox. (Foto: The Verge)

Pemutar musik dengan CD yang bisa dibawa kemana-mana. (Foto: The Verge)

Pameran ini benar-benar membawa pengunjung kembali ke masa jaya Sony dengan deretan perangkat anyarnya. (Foto: The Verge)

Kini setiap orang bisa mendengarkan musik di mana saja jika mempunyai smartphone. Namun pada era 80 dan 90an, mereka membutuhkan pemutar musik khusus untuk melakukan hal itu. (Foto: The Verge)

Kini, 40 tahun kemudian, Walkman tak lagi populer, karena hampir semua perangkat mobile yang dibawa sehari-hari bisa dipakai untuk mendengarkan musik, menyimpan lagu, atau menggunakan aplikasi streaming semacam Spotify. (Foto: The Verge)

Meski tentu masih ada orang-orang yang mempunyai perangkat khusus yang hanya bisa dipakai untuk memutar musik (digital audio player - DAP). Namun perangkat seperti ini biasanya hanya digunakan oleh para audiophile. (Foto: The Verge)

Namun Walkman-lah yang memulai tren bahwa mendengarkan musik itu bisa dilakukan di mana saja, tanpa harus mengganggu orang-orang di sekitarnya. (Foto: The Verge)

Dan Sony pun terus mengembangkan brand Walkman, yang masih terus ada sampai saat ini. (Foto: The Verge)

(/)