Penampakan Para Pejabat AS Beberkan 23 Kesalahan Huawei

FotoINET

Penampakan Para Pejabat AS Beberkan 23 Kesalahan Huawei

Istimewa - detikInet
Selasa, 29 Jan 2019 12:47 WIB

Jakarta - Para pejabat tinggi Amerika Serikat menggelar konferensi pers untuk mengumumkan pengajuan tuntutan formal pada raksasa teknologi China, Huawei.

Departemen Kehakiman Amerika Serikat secara formal mengajukan 23 tuntutan kriminal melawan Huawei Technologies, Chief Financial Officer-nya Meng Wanzhou, serta beberapa anak perusahaan. Foto: Reuters

Tampak di tengah adalah Pelaksana tugas Jaksa Agung AS, Matthew Whitaker. Ia dikelilingi oleh para pejabat hukum AS. Foto: Reuters

Ia menjelaskan tuntutan pada Huawei di antaranya mengakali kepemilikan sebuah anak perusahaan yang berbasis di Hong Kong untuk melakukan transaksi perdagangan dengan Iran serta dituding mencuri teknologi telekomunikasi, rahasia perdagangan dan perangkat dari operator T Mobile USA.Foto: Reuters

Pihaknya juga sedang dalam proses meminta ektradisi Meng Wanzhou, yang ditahan sejak 1 Desember 2018 oleh Kanada. Ia ditangkap di bandara Vancouver saat akan pindah pesawat. Foto: Reuters

Tampak jaksa New York, Richard P Donoghue, giliran berbicara. Departemen Kehakiman AS mengungkapkan bahwa sedikitnya ada 10 dakwaan pidana yang dijeratkan pada Huawei oleh jaksa-jaksa di negara bagian Washington dan 13 dakwaan pidana terpisah dari jaksa-jaksa di Distrik Timur New York. Foto: Reuters

"Hari ini kita mengumumkan bahwa kita menjeratkan dakwaan-dakwaan pidana terhadap raksasa telekomunikasi Huawei dan asosiasinya untuk nyaris dua lusin tindak kriminal," ucap Matthew Whitaker. Foto: Reuters

AS mengklaim karyawan Huawei berbohong tentang relasi antara Huawei dengan perusahaan di Iran bernama Skycom. Skycom disebut tak ada hubungannya dengan Huawei, padahal AS meyakini sebaliknya. Meng Wanzhou sendiri terlibat dengan melakukan presentasi pada sebuah bank dan berulangkali berbohong soal relasi antara Huawei dengan Skycom. Foto: Reuters

Meng saat ini berstatus tahanan di rumah ini yang berlokasi di Vancouver dengan jaminan USD 10 juta. Jika Kanada menganggap ada cukup bukti soal kesalahannya, ia akan diekstradisi ke AS. Foto: Reuters

Ini adalah rumah milik Wangzhou sendiri yang harganya ditaksir USD 4,2 juta. Foto: Reuters

Keamananya ketat dengan menyewa biro sekuriti. Meng juga dimonitor dengan perangkat GPS untuk mengawasi pergerakannya. Foto: Reuters

Tampak dari jendela ada wanita yang membersihkan ruangan. Foto: Reuters

Seorang pengunjung tak tak diketahui identitasnya meninggalkan rumah tersebut. Foto: Reuters

(/)