Jejak Ponsel Gionee yang Bangkrut Karena Judi

FotoINET

Jejak Ponsel Gionee yang Bangkrut Karena Judi

Istimewa - detikInet
Senin, 03 Des 2018 14:00 WIB

Jakarta - Bangkrutnya vendor smartphone asal China Gionee bisa berdampak pada pasarnya di Indonesia. Berikut deretan ponsel Gionee yang masuk Indonesia sejak 2017.

Vendor smartphone asal China Gionee, resmi memasuki pasar Indonesia pada Desember 2017. (Foto: Gionee)

Saat itu Cinta Laura Kiehl didapuk sebagai Brand Ambassador Gionee Indonesia. (Foto: Gionee)

Ponsel pertama yang diluncurkan adalah Gionee M7 Power, Gionee X1 dan S10 Lite. (Foto: Gionee)

Gionee M7 Power, dilengkapi dengan kapasitas RAM 4 GB, memiliki bentang layar 6 inch, kamera depan 8 MP dan kamera belakang 13 MP. (Foto: Internet)

Selanjutnya ada Gionee S10 Lite. Ponsel ini menyasar penggila selfie karena dibekali kamera depan 16 MP sementara kamera belakang 13 MP. Ukuran layarnya 5,2 inch dan dibanderol Rp 2.499.000 saat diluncurkan. (Foto: Internet)

Gionee X1, memiliki spesifikasi antara lain layar 5 inch. Kamera depan dan belakangnya 8 MP. Awal peluncurannya, ponsel ini dibanderol Rp 1.999.000. (Foto: Internet)

Lalu di 2018, Gionee merilis ponsel S11 Lite yang memiliki layar 5,7 inch kualitas HD+ FullView dengan rasio 18:9. (Foto: Internet)

Cinta Laura saat memamerkan smartphone Gionee F205. (Foto: Internet)

Gionee F205 memiliki desain slim berukuran 148,4 x 70,7 x 7,95 mm dengan resolusi kamera belakang 8 MP. (Foto: Gionee)

Gionee memiliki store di berbagai wilayah di Indonesia diantaranya Jakarta, Bogor, Bandung hingga Surabaya. Sayang, ekspansi ini harus berhenti. Keterlibatan judi yang dilakukan sang CEO Liu Lirong menyebabkan perusahaan ini di ambang kebangkrutan. (Foto: Gionee)

(/)