Intip Proses Pembuatan Ponsel Honor di Batam

FotoINET

Intip Proses Pembuatan Ponsel Honor di Batam

Muhammad Alif Goenawan - detikInet
Kamis, 05 Jul 2018 13:40 WIB

Batam - Untuk memenuhi aturan TKDN, Honor memiliki pabrik smartphone di Batam menggandeng PT Satnusa Persada. Beginilah proses produksi dari Honor.

Pabrik smartphone Honor terletak di Batam, Kepulauan Riau yang memiliki luas sekitar tiga hektar. (Foto: detikINET/Muhammad Alif Goenawan)

Setiap karyawan dan pengunjung diwajibkan mengenakan pakaian lengkap yang telah disediakan sebelum memasuki area pabrik. (Foto: detikINET/Muhammad Alif Goenawan)

PT Satnusa banyak mengakomodir kebutuhan perakitan vendor smartphone asing, termasuk Honor. Proses perakitannya pun diklaim telah memenuhi standar internasional. (Foto: detikINET/Muhammad Alif Goenawan)

Ada beberapa proses yang dilalui. Yang pertama adalah melakukan pengecekan bahan baku yang diimpor dari luar dan juga dari dalam. Pengecekan ini dilakukan secara sampling. (Foto: detikINET/Muhammad Alif Goenawan)

"Apabila bahan baku tersebut telah lolos, maka akan kami tarik ke dalam assembling area. Ada total sekitar 40 komponen yang kami impor dan rakit menjadi jadi," ujar Project Manager PT Satnusa Persada Stanly R. Joseph. (Foto: detikINET/Muhammad Alif Goenawan)

Setelah proses perakitan selesai, lanjut Stanly, maka smartphone kemudian akan dimasukkan ke dalam testing machine. Menariknya mesin penguji ini langsung dibawa dari China oleh tim Honor. (Foto: detikINET/Muhammad Alif Goenawan)

"Bila tadi pemeriksaan bahan baku hanya dilakukan sampling, maka pengujian 100% dilakukan, baik itu pengujian kelistrikan, kamera, dan software," terangnya. (Foto: detikINET/Muhammad Alif Goenawan)

Proses pengujian tak terhenti sampai di situ. Adapula pengujian aging. Dalam aging test, ponsel itu dinyalakan dalam penggunaan beberapa aplikasi selama delapan jam.  (Foto: detikINET/Muhammad Alif Goenawan)

Tujuannya, untuk melihat apakah ponsel berjalan dengan baik atau tidak. (Foto: detikINET/Muhammad Alif Goenawan)

Stanly mengklaim bahwa mayoritas ponsel Honor kualitasnya sangat bagus. Kecil kemungkinan terjadi cacat produksi. (Foto: detikINET/Muhammad Alif Goenawan)

Salah satu karyawan pabrik menguji salah satu smartphone. (Foto: detikINET/Muhammad Alif Goenawan)

Baru setelah itu masuk ke dalam tahap quality control dan ponsel pun siap dikirim ke Jakarta untuk kemudian didistribusikan ke beberapa daerah. (Foto: detikINET/Muhammad Alif Goenawan)

(/)