Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network
detikInet
3 Negara Ini Dianggap Lawan Terkuat Timnas Mobile Legends di Asian Games

3 Negara Ini Dianggap Lawan Terkuat Timnas Mobile Legends di Asian Games


Panji Saputro - detikInet

Timnas Mobile Legends Indonesia akan segera bertanding di Asian Games 2026. Dalam upaya meraih medali, tiga negara ini dinilai menjadi pesaing terkuatnya.
Foto: Panji Saputro/detikINET
Jakarta -

Timnas Mobile Legends Indonesia akan segera bertanding di Asian Games 2026. Dalam upaya meraih medali, tiga negara ini dinilai menjadi pesaing terkuatnya.

Salah satu atlet Mobile Legends, Syauki Fauzan Sumarno alias Nino, mengaku kalau Filipina masih menjadi negara terkuat. Menurutnya, negara ini menjadi pesaing nomor satu yang patut diperhitungkan kekuatannya.

"Menurut aku nomer satunya ada di Filipina masih. Nomer duanya ada di Myanmar. Nomer tiganya Malaysia," kata Syauki di Hotel Mercure, Jakarta, Selasa (15/9/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Meski begitu dirinya tetap yakin bisa menjuarai kompetisi ini dan meraih medali emas di nomor pertandingan Mobile Legends. Kepercayaan diri yang tinggi ini tidak datang tanpa alasan, karena ia mengaku skuadnya telah mengalami peningkatan.

ADVERTISEMENT

Syauki menegaskan ingin memecahkan rekor. Maksudnya di sini membuat Sang Garuda menjadi nomor satu di game Mobile Legends, mengingat sejauh ini menurutnya Indonesia selalu berada di peringkat dua atau tiga.

"Kalau misalkan target dari diri sendiri, aku pengen emas karena lagi percaya diri banget. Sebenarnya aku lebih tepatnya pengen ada nomor satu aja sih di Indonesia. Soalnya udah lama gak ada nama Indonesia gitu di nomor satu nya. Iya soalnya Indonesia selalu ada di nomor 2, 3, kayak gitu. Aku pengen yang mecahin gitu loh. Aku ini sebagai Syauki ada di nomor satu dari Indonesia," kata Syauki.

Semangatnya dalam menyabet medali emas semakin tinggi, karena banyak penggemar yang memberikan dukungan. Dirinya mengungkapkan, pendukung di sini tidak hanya mereka dari penggemar timnya, tetapi juga dari tim lain.

"Jadi kayak ada fans dari tim lain yang tiba-tiba ngesupport aku buat bawa nama Timnas. Jujur kalau dari aku semakin banyak fans tuh semakin banyak motivasi sih. Bukan terbebani karena menurut aku kalau misalkan terbebani tuh bisa berdampak jelek buat diri kita sendiri," jelas Syauki.

Sedikit informasi, untuk target realistis Timnas Esports Indonesia di Asian Games 2026 adalah sebagai berikut:

  • eFootball (Emas)
  • PUBG Mobile, Gran Turismo 7, dan Mobile Legends (Perak)
  • Naraka, Idenity, Honor of Kings, dan Pokomen Unite (Perunggu)

Jadi perlu ditunggu bagaimana hasil yang akan diberikan Syauki dan kawan-kawannya di Asian Games 2026. Apakah mereka dapat melebihi target atau justru terperosok, pulang ke Indonesia tanpa medali.



(hps/rns)




Hide Ads