Esports menjadi salah satu cabang olahraga (cabor) di Asian Games 2026. Di dalamnya terdapat 11 nomor pertandingan, yang berisi 13 game esports.
Acaranya akan diadakan di Aichi dan Nagoya, Jepang. Hal ini sudah dikonfirmasi oleh Dewan Olimpiade Asia (OCA).
Bila dibandingkan dengan acara yang sama pada 2023 di Hangzhou Esports Centre, China, tentunya jumlah game-nya mengalami peningkatan. Sebelumnya pihak penyelanggara hanya menghadirkan tujuh nomor pertandingan, di antaranya Arena of Valor, EA Sports FC Online, Street Fighter V: Champion Edition, League of Legends, Dream Three Kingdoms 2, Peace Elite (dikenal sebagai PUBG Mobile), dan Dota 2.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Namun sekarang lebih banyak game yang dilibatkan. Berikut daftar 11 nomor pertandingan di cabor Esports, Asian games 2026, Rabu (9/9/2026).
- eFootball
- Gran Turismo 7
- Honor of Kings
- Naraka: Bladepoint
- Puyo Puyo Champions
- Identity V Mobile
- League of Legends PC
- Mobile Legends: Bang Bang
- PokΓ©mon Unite
- PUBG Mobile
- Martial Arts: Street Fighter 6, Tekken 8, dan The King of Fighters XV
Khusus untuk nomor pertandingan Martial Arts, hanya satu medali yang diperebutkan meskipun ada tiga game di dalamnya. Jadi alih-alih memberikan medali terpisah untuk setiap judul, pada tahun ini mereka mengelompokkan ketiganya dalam satu kategori.
Dalam hal ini, Indonesia berpartisipasi di delapan nomor pertandingan. Adapun kategori yang diikuti ialah PUBG Mobile, Gran Turismo 7, eFootball, Pokemon Unite, Identity V, Honor of Kings, Naraka, dan Mobile Legends.
Kepala Pelatih Timnas Esports Indonesia, Richard Permana, mengungkapkan keyakinannya bahwa para atlet esports Indonesia akan pulang membawa medali. Dirinya menyampaikan supaya bisa mewujudkannya, hingga saat ini para atlet bisa melakukan pembinaan dan pelatihan.
"Untuk meraih kesuksesan sesuai pemetaan potensi medali, setiap nomor pertandingan yang kami persiapkan masih terus melakukan pembinaan dan pengkondisian pelatihan. Tanpa alasan, kami yakin mereka akan pulang membawa medali terkalung di leher mereka seluruhnya," kata Richard kepada detikINET.
