Dua wakil Indonesia gagal meraih gelar juara di turnamen Free Fire Clash Master Southeast Asia (FFCM SEA) 2026 Spring. Titel tim terbaik ini direbut oleh P Esports dari Vietnam.
P Esports menjadi yang terkuat, setelah mengalahkan Team Falcons asal Thailand di babak Grand Final. Pertarungan keduanya terselenggara secara online pada 15 Maret 2026.
P Esports bisa tampil di partai puncak, usai mengalahkan Buriram United Esports di final lower bracket. Trend positif ini pun mereka bawa ke Grand Final, sehingga dapat mendominasi jalannya pertandingan dan menang dengan skor sempurna 3-0 tanpa balas.
Keberhasilan P Esports dalam meraih gelar juara FFCM 2026 Spring, berhasil mengubah peta kekuatan mode Clash Squad di Asia Tenggara. Sebelumnya, kompetisi mode clash squad ini didominasi oleh tim-tim Thailand. Selain menyandang tim terkuat, P Esports membawa pulang bagian terbesar dari total hadiah sebesar USD 80 ribu atau sekitar Rp 1,3 miliar.
Namun di sini mereka tidak hanya melengserkan Team Falcons dari singgasananya sebagai juara bertahan FFCM, tapi juga menjadi mimpi buruk bagi perwakilan Indonesia. Sebelumnya, P Esports menghentikan Evos Divine yang merupakan salah satu tim asal Indonesia dengan skor akhir 2-0.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pertemuan mereka terjadi di lower bracket, sehingga bila salah satu dari kedua tim mengalami kekalahan akan langsung tereliminasi dari kompetisi. Posisi Evos di babak eliminasi memang tidak menguntungkan, mengingat hasil yang diperoleh selama Group Stage tidak memuaskan. Begitu pun dengan sedulurnya, RRQ Kazu.
Kedua tim dari Indonesia harus menghadapi persaingan ketat tim-tim kuat asal Thailand dan Vietnam selama berjuang di babak grup. Mereka harus mengakui ketangguhan lawan-lawannya seperti Buriram United Esports, All Gamers Global, maupun P Esports.
Evos Divine hanya bisa mencatatkan satu kemenangan dari Heavy dengan skor 2-1 pada hari kedua kompetisi. Sedangkan di dua pertandingan lainnya hasilnya kurang baik, mereka harus mengakui ketangguhan Buriram United Esports (0-2) dan P Esports (1-2).
Sementara RRQ Kazu belum berhasil mengantongi kemenangan satu kali pun. Mereka kalah dari WAG 0-2 di pertandingan pembuka, takluk oleh All Gamer Global 0-2, dan kalah tipis 1-2 saat melawan Team Falcons. Dengan begitu, mereka harus memulai babak eliminasi dari lower bracket.
(hps/fay)