Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network
detikInet
Orang Ini Klaim Matahari, yang Lain Disuruh Bayar Biaya Sewa

Orang Ini Klaim Matahari, yang Lain Disuruh Bayar Biaya Sewa


Aisyah Kamaliah - detikInet

Ilustrasi bumi, matahari, dan bintang
Serius, pernah ada orang yang mengklaim Matahari sebagai miliknya dan orang-orang harus membayar jika ingin menggunakannya. Foto: Getty Images/iStockphoto/egal
Jakarta -

Matahari sudah ada sejak 4,6 miliar tahun yang lalu, memberikan energi gratis yang menghangatkan Bumi. Akan tetapi, ada satu orang yang ngide banget untuk mengklaim Matahari sebagai miliknya. Bahkan orang-orang diminta untuk membayar jika ingin menggunakannya.

Angeles Dunan merupakan sosok tersebut. Perempuan asal Galicia, Spanyol, itu mendapat ide untuk mengakui Matahari ketika membaca berita seorang laki-laki asal Amerika Serikat mendaftarkan kepemilikan Bulan. Hmm... ada-ada saja.

Ide gila Duran tercetus pada September 2010. Dia bahkan telah pergi ke notaris lokal guna mendaftarkan klaimnya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

ADVERTISEMENT

Dunan mengatakan bahwa dia memiliki hak ini, berpatok pada hukum internasional yang hanya melarang negara untuk mengklaim planet atau bintang, tidak untuk individu.

"Tidak ada hambatan, saya mendukung klaim saya secara hukum, saya tidak bodoh, saya tahu hukumnya. Saya melakukannya tetapi orang lain bisa melakukannya, itu hanya terlintas di benak saya terlebih dahulu," ungkap Dunan, dikutip detikINET dari Gizmodo.

Dunan berkata dia akan meminta orang-orang membayar biaya penggunaan Matahari. Namun, jangan khawatir, uangnya tak sepenuhnya untuk dirinya saja (katanya Dunan sendiri, sih).

Jadi, Dunan akan memberikan 50% dana ke pemerintah Spanyol, 20% lagi ke dana pensiun, 10% untuk penelitian, 10% untuk mengakhiri kelaparan dunia, dan 'hanya' 10% untuk dirinya sendiri. Dermawan banget, sih.

"Sudah waktunya untuk mulai melakukan sesuatu dengan cara yang benar, jika ada ide bagaimana menghasilkan pendapatan dan meningkatkan perekonomian dan kesejahteraan masyarakat, mengapa tidak dilakukan?" cetusnya.




(ask/ask)




Hide Ads