Demikian maksud dari diselenggarakannya ICT Expo 2008 oleh Kadin Kepulauan Riau di Batam. Acara ini berlangsung selama empat hari sejak 7 hingga 10 Agustus 2008.
Sejumlah instansi pemerintah juga ikut mendorong secara moril untuk terselenggaranya event ini, seperti Departemen Dalam Negeri, Kementrian Pemberdayaan Aparatur Negara, serta Departemen Kebudayaan dan Pariwisata RI .
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kami harap lewat program semacam ini bisa membuka peluang bisnis ICT antar stakeholder," ujar EGM Telkom Divre I Sumatra, Muhammad Awaluddin, yang mendukung penuh ajang tersebut.
Segala upaya untuk mendorong masyarakat agar terbiasa menggunakan sarana ICT memang harus terus dilakukan semua pihak. Selain menyediakan infrastruktur akses internet yang andal serta edukasi terhadap masyarakat, menurut Awaluddin, yang tak kalah pentingnya adalah digelarnya berbagai event yang mengarah kepada pengenalan dunia ICT.
"Untuk menjadikan Sumatra sebagai Pulau Digital maka ada tiga hal yang terus dikawal pengembangannya yaitu masalah ketersediaan dan kualitas akses internet seluas-luasnya, pembentukan komunitas masyarakat ICT dan penyediaan konten yang menarik dan bermanfaat," ujarnya.
Telkom sendiri mengklaim telah mengatasi masalah ketersediaan akses internet. "Saat ini hampir seluruh wilayah Sumatra sudah terlayani internet broadband access, baik menggunakan kabel, teknologi akses satelit VSAT IP, dan pembangunan fasilitas TelkomHotspot di seluruh Sumatra."
Disebutkan, jumlah titik layanan TelkomHotspot di Sumatra seluruhnya berjumlah 1020 lokasi, baik yang berada di area publik maupun area bisnis terbatas. Jumlah layanan TelkomHotspot katanya akan terus dikembangkan mencapai 5000 titik sampai akhir 2008.
Di antara akses broadband tersebut sebagian sudah dilakukan revitalisasi layanan Speedy sehingga kecepatan maksimumnya meningkat hingga 1 Mbps. Sebelumnya, kecepatan upstream Speedy hanya 64 Kbps dan downstream 384 Kbps. Namun sekarang, katanya telah ditingkatkan menjadi 128 Kbps untuk upstream dan 1.024 Kbps untuk kecepatan downstream.
(rou/dwn)