Penemuan berharga ini terungkap setelah Phoenix Lander memakai tangan robotiknya untuk mengambil sampel tanah Mars. Sampel itu lalu dianalisis di instrumen on board-nya yang lalu berhasil diidentifikasi sebagai uap air.
"Kami memang tahu adanya air dalam misi sebelumnya. Namun inilah kali pertama air di Mars dapat disentuh," kata William Boynton dari University of Arizona yang juga pemimpin para ilmuwan pencipta Phoenix.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Memang sebelumnya pernah ada gangguan komputer kecil pada Phoenix Lander. Namun masalah ini tidak terlalu mempengaruhi jalannya misi.
Smith menyatakan, material yang diambil oleh Phoenix akan dianalisis lebih lanjut. Seperti dikutip detikINET dari AFP, Jumat (1/8/2008), hal itu dilakukan untuk melacak apakah lingkungan di Mars pernah mendukung adanya kehidupan.
Ngobrol santai soal dunia internet? Gabung saja di detikINET Forum! (fyk/ash)