Itulah yang menyebabkan seorang anak muda berkebangsaan Nepal diringkus polisi di wilayah Orissa, India. Gara-garanya, dia mengirimkan SMS teror yang memberitahukan bom bakal meledak di daerah bernama Kolkata.
Remaja bernama Dil Bahadur (15 tahun ) ini nekat mengirim SMS teror itu pada sebuah stasiun berita. Lembaga intelijen kemudian dapat melacak pengirim SMS tersebut sehingga kepolisian kemudian membekuk Bahadur.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
SMS ini menimbulkan kepanikan karena memang baru saja terjadi kasus pengeboman di wilayah Ahmedabad, India. Polisi juga sampai harus menginterogasi keluarga sang remaja tanggung.
"Kami tidak menjumpai keluarga itu punya rekaman tindak kejahatan sebelumnya, dan mereka juga tidak punya hubungan dengan organisasi teroris manapun," demikian keterangan lanjutan dari polisi.
Rupanya memang tersangka mengirimkan SMS itu hanya untuk iseng-iseng saja. Demikian seperti dikutip detikINET dari Howrah, Selasa (29/7/2008).
Ingin tahu info seru seputar layanan telekomunikasi Indonesia? Gabung saja di detikINET Forum! (fyk/amz)