"Baru kali ini saya memenangkan penghargaan. Saya mengucapkan terima kasih pada semua pihak, khususnya pada penyelenggara acara di mana saya bisa mendapatkan banyak ilmu," tutur guru muda ini saat memberi sambutan.
Sehari-harinya, Dinda adalah guru bahasa Inggris kelas 1 SD. Ia termotivasi untuk membuat kegiatan belajar di kelasnya lebih menyenangkan dengan bantuan komputer.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dinda dengan kreatif memakai gambar animasi di PowerPoint dalam pembelajaran tata bahasa Inggris. Misalnya untuk menjelaskan kata kepemilikan 'her', ia memakai gambar perempuan.
Meski belum dianalisis secara mendetail, Dinda mengaku para siswa lebih tertarik belajar dengan bantuan komputer ini. Bahkan katanya, anak-anak yang tergolong hiperaktif pun bisa lebih konsentrasi dalam mengikuti pelajaran.
Kriteria Penilaian
Untuk menjadi yang terbaik, terdapat serangkaian pertimbangan yang dipakai dewan juri. Menurut salah satu dewan juri, Achmad Ridwan dari Universitas Negeri Jakarta, terdapat serangkaian kriteria yang dipakai dalam penilaian.
Para dewan juri sejak Kamis (24/7/2008) malam melakukan serangkaian tes dan wawancara secara acak untuk menentukan yang terbaik. Dan diakui memang kemampuan peserta cukup berimbang.
"Misalnya adalah performance alias sikap guru dalam mengajar, efektif atau tidak. Lalu apakah tool pembelajarannya benar-benar membantu siswa dan apakah benar pemanfaatan TI ini dapat mengatasi persoalan belajar mengajar," turut Ridwan dalam wawancaranya dengan detikINET.
Menyoroti kemenangan Dinda, Ridwan menyatakan salah satu faktor pendukungnya adalah karena saat berpresentasi, di samping penampilannya cukup meyakinkan, Dinda didukung oleh bahasa Inggris yang baik. Hal ini penting karena sepuluh besar guru terpilih akan mengikuti lomba tingkat regional di luar negeri sehingga nantinya harus lancar berbahasa Inggris.
Tiga pemenang utama Microsoft Innovative Teacher ini juga membawa pulang laptop dan pemenang berikutnya mendapatkan kamera digital. (fyk/ash)