Hal inilah yang coba dilakukan para spammer (pengirim spam/e-mail sampah) dengan mendompleng popularitas Obama untuk mengelabui pengguna internet.
Menurut pengamatan perusahaan sekuriti MessageLabs, berbagai model spam dikirimkan para spammer. Mulai dari penghinaan hingga menyebarkan informasi palsu soal skandal seks Obama.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Obama kini memang tengah menjadi buah bibir di panggung politik dunia, terutama di Amerika Serikat. Buktinya, MessageLabs mencatat sekitar 18 persen dari serbuan spam pada minggu ini telah mencatut nama Obama.
Hal kebalikan justru terjadi pada calon lawan Obama dalam memperebutkan kursi nomor satu di AS, John McCain. MessageLabs mengaku belum menemukan model 'kampanye' seperti ini bagi McCain.
"Kami belum menemukan hal seperti ini yang terkait dengan John McCain, baik itu hal yang baik atau yang namanya dihubung-hubungkan dengan spam," ujar Paul Woods, analis senior MessageLabs, seperti dikutip detikINET dari wired, Kamis (19/6/2008).
(ash/dwn)