Sebuah studi di Amerika Serikat oleh lembaga Oregon Department of Human Services menyatakan, layanan judi online gratis bisa membenamkan para pelajar dalam masalah, terutama masalah keuangan.
Menurut survei yang mereka lakukan, 33 persen anak-anak berumur antara 12 sampai 17 tahun ternyata terlibat dalam perjudian online tak berbayar di dunia maya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Masalahnya, banyak situs judi menawarkan permainan secara gratis sebelum lambat laun mengeruk uang pengakses yang ketagihan. Hal ini karena ada pilihan permainan yang memakai uang sehingga para pelajar bisa tergoda bertaruh dengan uangnya.
Terlebih lagi, gampang saja bermain judi di dunia maya ini. Semua kalangan umur bisa melakukannya tanpa filter memadai. Selain itu seperti dikutip detikINET dari Ogpaper, Kamis (5/6/2008), banyak orang tua yang juga belum menyadari ancaman bahaya judi online ini bagi anak-anak mereka.
Berbagi cerita seru soal fenomena internet? Yuk, gabung di detikINET Forum!
(faw/ash)