Demikian pendapat aparat kepolisian yang mendapati bahwa kasus tabrak lari jadi cepat terselesaikan berkat laporan langsung dari para saksi melalui ponsel mereka. "Saya tidak mau orang menelepon sambil mengemudi. Tapi dengan laporan cepat via telepon, polisi bisa mendapatkan update dalam hitungan menit," ujar Kevin McDonald, perwira polisi dari wilayah Beaverton seperti dikutip detikINET dari The Oregonian, Selasa (3/6/2008).
Di tahun 2000, kepolisian Oregon (Oregon State Police/OSP), menerima 22.731 laporan dari telepon. Pada 2006, angka ini melonjak jadi 41.985. Menurut Letnan Polisi Gregg Hastings, pada periode itu orang mulai getol berponsel.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Selain ponsel, situs web juga digunakan dalam membekuk pelaku tabrak lari. Situs SwiftReport.net didirikan untuk pengguna internet yang mau melaporkan kecelakaan dan pelat nomor pelaku tabrak lari. Situs itu juga digunakan untuk pelaporan kejahatan lain yang terkait.
Satu teknologi yang membuat polisi ragu justru ponsel berkamera. Di satu sisi, hasil foto ponsel berkamera bisa menjadi bukti kejadian tabrak lari dan merekam ciri-ciri pelaku serta pelat nomornya. Di sisi lain, pihak Kepolisian khawatir pengemudi yang memanfaatkan ponsel berkamera akan kehilangan konsentrasi mengemudinya. Β
Di masa mendatang, pihak kepolisian berharap penerapan sistem pesan singkat (SMS) untuk pelaporan 911 bisa membantu lebih banyak lagi kasus yang terselesaikan.
Apapun ponselnya, ngobrolnya di detikINET Forum dong!
(wsh/ash)