Dalam survei Ofcom, lembaga regulator media, dua pertiga remaja Inggris usia 12-15 tahun mengaku bahwa bermain video game kekerasan mempengaruhi perilaku mereka.
Para remaja ini berpendapat, kekerasan di video game punya efek yang lebih tinggi ketimbang kekerasan yang mereka saksikan di film atau televisi. Bahkan menurut Ofcom, banyak pula yang berpendapat konsol game perlu punya sistem klasifikasi umur.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Di lain sisi, klasifikasi video game di Inggris dinilai masih serampangan. Seperti dikutip detikINET dari DailyMail, Sabtu (17/5/2008), ada kasus di mana video game yang mengandung ketelanjangan dikategorikan pantas bagi anak di bawah umur.
Berbagi cerita soal video game kesayangan? Yuk, gabung di detikINET Forum! (fyk/fyk)