Craig Mundie, Chief Research & Strategy Officer Microsoft Corporation sedikit bercerita soal mimpi 'selangit' Microsoft ini dalam The Global Leadership Forum yang berlangsung di Hotel Shangrila, Jakarta Jumat (9/5/2008).
Dalam sebuah video demo yang ia tampilkan, terlihat bahwa peran perangkat yang digunakan sehari-hari sudah sekaligus bisa bermanfaat sebagai alat monitor kesehatan. Seperti jam tangan yang ketika penggunanya berlari langsung dapat memberi kondisi kesehatan semisal denyut nadi dan kondisi jantung penggunanya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ketika mendiagnosa kondisi kesehatan si pasien, para dokter juga digambarkan telah menggunakan sebuah alat canggih yang hanya perlu menganalisa dari mata si pasien. Hasil diagnosanya pun sudah langsung dapat terlihat dengan disorotkan ke dinding.
Dari sisi obat-obatan juga tak luput dari perhatian Microsoft. Dengan mengambil tema 'smart medicine', Microsoft coba menggambarkan sebuah obat yang tak hanya mempunyai kemampuan menyembuhkan tapi juga kehebatan teknologi di dalamnya.
Dalam video yang dibawa Mundie terlihat bahwa ada obat yang dibawahnya ada keterangan warna hijau ketika si pasien belum meminumnya, sedangkan jika si pasien sudah meminum dibawah obat tersebut berwarna merah. Hebatnya lagi, ketika disentuh di bagian tertentu pada obat tersebut juga ada informasi digital yang memperlihatkan kandungan obat tersebut dan cara pemakaiannya.Β Β
Banyak lagi mimpi-mimpi Microsoft dalam dunia kesehatan yang disajikan dalam video tersebut. Para peserta konferensi hingga Presiden Susilo Bambang Yudhoyono pun dibuat terkagum-kagum karenanya.
"Orang tentu saja boleh bermimpi dan kami (Microsoft) sedang berusaha mewujudkan mimpi tersebut," tutup Mundie yang disambut tepuk tangan para peserta.
Apa pendapat Anda soal kedatangan Bill Gates di Indonesia? Diskusikan di detikINET Forum.
(ash/ash)