Untuk itu, lembaga militer US Army Research Laboratory telah setuju meyepakati kerja sama sebesar USD 38 juta dengan perusahaan teknologi Inggris, BAE Systems, untuk membuat pasukan robot canggih tersebut.
Robot-robot ini nantinya akan meniru struktur binatang tertentu dan bisa beroperasi secara mandiri saat mendukung operasi militer.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurut rencana, robot-robot tersebut sudah bisa dirilis di tahun 2013. Pihak Army Research Laboratory memaparkan, pengembangan robot hewan ini dalam rangka melakukan operasi militer berbahaya dan bisa mematikan jika dilakukan oleh manusia.
Pengembangan robot militer berbasis binatang tersebut juga melibatkan berbagai institusi pendidikan terkemuka seperti University of California at Berkeley, California Institute of Technology ataupun Jet Propulsion Laboratory.
Berbagi cerita soal kecanggihan teknologi? Yuk, gabung di detikINET Forum! (fyk/fyk)