Ancaman itu diungkap Korwil Awari Surabaya Syahrul Halim yang dibekukan oleh pusat saat dihubungi, Senin (28/4/2008). "Mungkin saja kita buat wadah sendiri yang lebih otonomi dan bisa lebih mengayomi serta melindungi anggotanya," kata Syahrul yang dikenal memiliki 3 warnet di Surabaya ini.
Menurut dia, sebelum ada AWARI pusat berdiri pada tahun 2007, di Surabaya sebenarnya sudah ada wadah yang menaungi pelaku bisnis warnet. "Sebelum ada Awari, tahun 2001 Koperasi Warnet Surabaya sudah berdiri. Mungkin kita akan kembali ke itu lagi," tandas dia.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Terbitnya kebijakan pembekukan itu sangat mengecewakan Syahrul. "Saya belum bisa menerima pembekuan itu. Saya akan tanya terus kenapa ada pembekuan itu," kata Syahrul.
Menurut Syahrul, selama ini tidak ada pernah ada peringatan maupun penjelasan tentang adanya pelanggaran yang dilakukan dirinya. "Saya tidak tahu pasti kesalahan saya apa," kata dia.
Anda memiliki usaha warnet? Cantumkan dalam direktori Warnet di detikINET Forum
(gik/wsh)