Pasalnya, sebuah halaman di Facebook diciptakan khusus sehingga pengakses yang sekiranya tahu, bisa melaporkan keberadaan penjahat perang bernama Ahmed Haroun dan Ali Kushayb.
Menurut lembaga hukum International Criminal Court, dua orang itu bertanggungjawab dalam konflik perang berdarah di Darfur, Sudan sejak setahun lampau. Namun sampai kini mereka belum terlacak keberadaannya. Pemerintah Sudan juga terkesan melindungi mereka.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Di sini, akan ditampilkan daftar para penjahat perang berikut data-data pendukungnya.
Adapun layanan online lainnya yakni Google Earth dan Google Maps dipakai untuk melacak kemungkinan pergerakan terakhir dua penjahat perang asal Sudan ini. Demikian seperti dikutip detikINET dari Telegraph.co.uk, Senin (28/4/2008).
Berbagi info soal seluk beluk internet? Yuk, gabung di detikINET Forum! (fyk/fyk)