Tim yang berasal dari Institut Teknologi Bandung ini bakal ikut dalam kategori software design dengan proyek butterfly-nya. Risman Adnan, salah satu juri Imagine Cup 2008 di Indonesia mengatakan, tim Antar Muka punya peluang sangat besar untuk bersaing dengan peserta lain dari seluruh penjuru dunia.
"Sebab tak hanya dari sisi kualitas aplikasi, namun cara presentasi tim ini juga menjanjikan. Jadi disitu bukan cuma english skill, tapi kemampuan penyampaian materi juga dibutuhkan. Tim dari Eropa dan Amerika sangat paham mengenai hal ini," ujarnya kepada detikINET sesusai jumpa pers yang berlangsung di Senayan Trade Center Jakarta, Rabu petang (23/4/2008).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Skill algoritma dan matematika mereka sangat bagus. Jadi cara mereka menganalisa suatu problem sangat tajam. Untuk di Asia tenggara, Thailand masih kuat lah," imbuhnya.
Imagine Cup secara global telah diselenggarakan sejak 2003, dan tahun ini merupakan tahun keenam. Indonesia sendiri baru mulai menyelenggarakan kompetisi ini pada 2004 dan kali ini merupakan kompetisi yang kelima di tingkat nasional.
Juara pertama di Paris nanti akan membawa pulang uang sebesar US$ 15.000, sedangkan untuk posisi kedua dan ketiga akan memperoleh US$ 10.000 dan US$ 5.000. Sementara untuk seluruh tim yang berhasil masuk posisi 6 besar berkesempatan untuk terbang ke Inggris mengunjungi Cambridge dan magang di British Telecom.
Bagaimana peluang tim Indonesia? Diskusikan di detikINET Forum.
(ash/ash)