Kategori Berita
Daerah
Layanan
Detik Network
detikInet
Donat Lezat Redam Protes Video Online

Donat Lezat Redam Protes Video Online


- detikInet

Jakarta - Keputusan Flickr menambahkan fitur video ternyata meraih protes dari kalangan penggunanya. Tak habis akal, Flickr pun memberikan donat gratis untuk meredam protes.

Flickr, situs berbagi foto populer yang dimiliki Yahoo, telah menambahkan fitur video bagi penggunanya. Namun sebagian kalangan memprotes fitur tersebut dengan kekhawatiran bahwa video 'sampah' seperti di YouTube akan memenuhi Flickr.

Guna meredam protes tersebut, pengelola Flickr memfasilitasi pertemuan sebuah kelompok bernama 'We Demand Donuts' (Kami Mau Donat). Matthew Rothenberg, Product Strategist Flickr, memodali pertemuan itu dengan memberikan donat gratis pada siapapun yang hadir.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pertemuan yang digelar di Bob's Donut and Pastry Shop di San Fransisco itu pun dijuluki Hari Donat oleh para pengikutnya. "Gara-gara peristiwa ini, sekarang muncul juga kelompok lain yang meminta hal-hal lain. Misalnya pancake gratis," tutur Rothenberg seperti dikutip detikINET dari Wired, Jumat (18/4/2008).

Salah satu manifesto candaan kelompok 'We Demand Donuts' adalah berupaya mengumpulkan 20.000 anggota dalam kelompok itu. Jika itu terjadi, Flickr disebut akan dipaksa memberikan donat gratis.

Fitur video online di Flickr saat ini hanya diberikan pada pengguna dengan account Pro, kurang lebih ada 20.000 pengguna berkategori itu di Flickr. Video yang bisa di-upload pengguna Pro itu pun masih dibatasi dengan durasi maksimal 90 detik.

Heather Camp, Communications Director di Flickr, mengatakan reaksi para pengguna terhadap fitur video memang khas komunitas Flickr. "Saya pikir banyak orang yang tak tahu bagaimana merespons fitur video itu. Jadi banyak yang memilih untuk ikut (We Demand Donuts) ini," ujar Camp.

Ngobrol seputar dunia TI? Paling asyik di detikINET Forum
(wsh/wsh)







Hide Ads