Pelatihan itu akan dilakukan di Pondok Pesantren Babussalam, Jl. H.R. Soebrantas Km. 9, Pekanbaru, Riau. Di tempat yang sama, pada Kamis (17/4/2008), Telkom secara resmi membuka program Pesantren Digital di Sumatera.
Program pesantren digital ini merupakan rangkaian program Telkom sebelumnya di Riau. Program lainnya termasuk Masjid Digital dan penyebaran hotspot di sejumlah kota di Riau.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Direktur SDM PT Telkom, Faisal Syam, mengatakan untuk tahap awal akan diberikan pelatihan pada 1.000 santri untuk pengenalan teknologi informasi dan komunikasi. Selain itu, Telkom akan memberikan pelatihan pada 200 guru di ponpes tersebut. Nantinya, program ini akan dijalankan juga pada sejumlah pesantren lainnya di Sumatera.
Pelatihan mencakup pengenalan internet hingga pembuatan blog. "Memang mengenal internet ibarat pisau bermata dua, satu untuk kebaikan, satu lagi apabila dibawa ke negatif bisa berdampak buruk. Misalnya situs porno. Tapi saya mengharapkan anak-anak pesantren tidak mengakses situs-situs yang dilarang pemerintah, terutama yang pornografi," ujar Faisal.
Ismail, salah satu santri kelas 3 SMP yang ditemui detikINET di lokasi, mengatakan dirinya telah mendapatkan pelajaran cara membuat blog dari program ini. Ismail pun bertutur, siswa SMP Kelas 3 hingga SMA wajib memiliki blog. "Kami disuruh buat blog, diisi sendiri apakah mau buat puisi atau ceramah. Nanti, akan ada penilaian tersendiri oleh guru," ujarnya.
Obrolkan semua tentang dunia digital di detikINET Forum
(wsh/wsh)