Kali ini, giliran negeri Iran yang melancarkan protes keras terhadap Google. Pasalnya, Google dinilai melecehkan fakta sejarah dengan menyebut wilayah Iran, 'Teluk Persia', sebagai 'Teluk Arab' di Google Earth.
Juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran, Mohammad-Ali Hosseini mengkritik tajam Google tentang masalah ini. Bahkan ia menilai kekeliruan penyebutan tersebut disengaja oleh Google.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Karenanya, ia meminta segenap masyarakat Iran di dalam atau luar negeri melakukan protes pada Google terkait masalah ini.
Sebelumnya, kasus yang sama juga pernah menimpa majalah National Geographic di mana mereka juga salah menyebut 'Teluk Persia' sebagai 'Teluk Arab' di tahun 2004.
Di pihak lain, Partai Partisipasi Islam Iran menyatakan bahwa apa yang dilakukan Google Earth ini bisa menimbulkan konflik di wilayah Timur Tengah. Demikian seperti dikutip detikINET dari TehranTimes, Kamis (17/4/2008).
Berbagi pengalaman soal dunia cyber? Silakan kunjungi detikINET Forum sekarang juga! (fyk/fyk)