Google menciptakan teknologi itu untuk lembaga perlindungan anak, National Centre for Missing and Exploited Children (NCMEC). Teknologi tersebut dikembangkan dari software yang dipakai Google dalam memblokir video tertentu di salah satu situs miliknya, YouTube.
Dikutip detikINET dari BBC, Selasa (15/4/2008), program Google ini bisa membantu NCMEC mengidentifikasi file internet yang mengandung konten pelecehan seksual dengan lebih mudah dan cepat. Pengorganisasian file ataupun video pun dinyatakan akan lebih efisien.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sebagai gambaran, sejak tahun 2002 NCMEC telah meneliti lebih dari 13 juta gambar pelecehan seksual anak di dunia maya.
"Kaum kriminal telah memakai teknologi terkini dalam mengeksploitasi anak-anak. Maka kami pun harus melakukan hal yang sama," ungkap CEO NCMEC, Ernie Allen tentang adopsi teknologi Google ini.
Berbagi info soal fenomena dunia digital? Kunjungi detikINET Forum! (fyk/fyk)