Itulah laporan yang disampaikan Government Accountability Office (GAO), seperti dikutip detikINET dari CNN, Senin (14/4/2008).
Tim investigasi pun langsung mengusut masalah ini. Mereka menyamar menjadi pembeli sehingga leluasa membeli belasan barang-barang militer yang seharusnya dilarang diperdagangkan secara bebas tersebut.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
- Dua buah komponen jet tempur F-14. Padahal AS telah mempensiunkan armada F-14-nya. Saat ini hanya Iran yang masih mempergunakannya.
- Teropong untuk mengidentifikasi pasukan AS di malam hari
- Seragam perang tentara AS
- Rompi baja khusus yang digunakan militer AS di Irak dan Afganistan.
Menanggapi hal ini, pihak eBay menyebutkan bahwa ada lebih dari 113 juta barang yang masuk dalam daftar penjualannya dan barang-barang militer hanya sebagian kecil dari daftar tersebut.
"Dengan adanya 7 juta daftar tambahan setiap harinya, kami telah berusaha bekerja dengan sebaik-baiknya, tapi kadang masih ada kealpaan (barang terlarang luput dijual-red.)," ujar Kim Rubey, senior public relations manager eBay. Pihak eBay pun telah berusaha untuk menghentikan penjualan barang-barang militer tersebut dari situsnya.
Sementara Craigslist menyebutkan bahwa peraturan tentang apa yang boleh dan tidak boleh dijual di tempatnya masih membingungkan. Menurut GAO, sebagian besar barang militer yang dijual tersebut merupakan hasil curian dari fasilitas militer AS.
Apakah ini pertanda lemahnya sistem pengontrolan alat pertahanan AS, sehingga begitu mudahnya kecolongan? Diskusikan di detikINET Forum sekarang juga! (ash/ash)