Seperti dikutip detikINET dari BBC, Kamis (10/9/2008), kebanyakan pasanganΒ juga memiliki semacam kesepakatan bersama tentang kebiasaan online mereka. Ibaratnya, sedia payung sebelum hujan alias waspada sebelum terjadi hal-hal yang tak diinginkan via dunia maya.
Sejumlah 13 persen responden mengaku mengamati apa saja yang diakses pasangan mereka di internet. Tak mengejutkan pula, 97 persen di antaranya tak bahagia jika pasangannya jatuh cinta pada kenalan onlinenya dan 85 persen juga tak ingin pasangannya merayu kenalannya itu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pun dari keseluruhan responden, hanya 10 persen saja yang menganggap internet adalah sarana penting dalam menjaga hubungan mereka. Rupanya pertemuan muka dengan muka dianggap lebih bermanfaat dalam mengobarkan api asmara. (fyk/fyk)