Tepatnya, sebuah pesawat Hercules milik Angkatan Udara Inggris, RAF, jatuh ditembak lawan di Irak sehingga menewaskan sepuluh penumpangnya beberapa saat lampau. Menurut penyelidikan, insiden ini terjadi akibat pengabaian sebuah pesan e-mail dari intelijen.
Dalam pesan e-mail tersebut, disebutkan bahwa pihak lawan kemungkinan membawa roket anti pesawat di wilayah sekitar Bahgdad. Pihak tentara yang menerima rupanya mengabaikan pesan email tersebut sehingga anggota mereka tetap melintasi jalur berbahaya itu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pesawat Hercules yang mereka pakai seharusnya memang tidak melalui area berbahaya itu untuk menghindari penembakan.
Insiden ini pun menimbulkan pertikaian dan saling menyalahkan. Seorang tentara yang mengetahui keberadaan e-mail mengatakan, ia mengira rekannya sudah menyebarluaskan pada anggota yang lain. (fyk/fyk)