Untuk itu, mereka bahkan memposting berbagai video permintaan maaf terkait 'Fitna' melalui internet, di antaranya lewat situs YouTube. Sampai saat ini, YouTube masih jadi bahan kecaman karena belum juga menghapus konten film 'Fitna' itu.
Dikutip detikINET dari Wired, Senin (7/4/2008), dalam video-video di YouTube tersebut, mereka misalnya nampang dengan kertas tertulis permintaan maaf, 'I'm sorry'.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Film 'Fitna' sendiri mulai bertebaran di internet setelah diposting di situs LiveLeak, sebelum merambah YouTube dan situs lainnya. Protes pun berdatangan dari seluruh dunia, utamanya dari kalangan umat Muslim.
(fyk/fyk)