Adalah geolog pemerintah Australia, Dr. Arthur Hickman yang menemukan kawah meteor via Google Earth tersebut. Kawah meteor ini memang cukup besar, dengan lebar 260 meter dan kedalamannya pun mencapai 30 meter.
Ditemukan di Pilbara, Australia barat, kawah ini diperkirakan berusia antara 10.000 sampai 100.000 tahun. Yang membuat penemuan ini terasa istimewa adalah, hanya terdapat 173 kawah semacam ini di seluruh dunia.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Bukan untuk pertama kalinya Google Earth berperan penting dalam ranah ilmu pengetahuan semacam ini. Beberapa peneliti sebelumnya telah memanfaatkan aplikasi tersebut untuk memantau aktivitas vulkanis di planet bumi. (fyk/fyk)