Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network
detikInet
Titel Boleh 'Tukang Insinyur', Tapi Tetap Saja Ketipu via Email

Titel Boleh 'Tukang Insinyur', Tapi Tetap Saja Ketipu via Email


- detikInet

London - Penipuan lewat sarana email terus merebak tak habis-habisnya. Dikutip detikINET dari TimesOnline, Selasa (18/3/2008), pekerja profesional macam dokter, arsitek sampai insinyur, ternyata justru sering jadi korban tipu-tipu via email ini.

Setidaknya, inilah kesimpulan yang diambil dalam penelitian biro pengawas penipuan teknologi, Ultrascan. Padahal, korban penipuan email seringkali diidentikkan dengan kaum yang tidak terpelajar dan miskin.

Studi Ultrascan ini meneliti 362 kasus penipuan via email, di mana para korban menderita kerugian sampai ratusan ribu poundsterling. Adapun menurut data Ultrascan, terdapat 300.000 pihak yang aktif melancarkan email penipuan secara global di tahun 2007.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Peneliti Ultrascan memaparkan, orang kurang terdidik atau berpendidikan rendah dan miskin justru tak begitu tertarik dengan email penipuan karena mereka merasa tak percaya diri untuk menindaklanjutinya.

Sebaliknya menurut Ultrascan, kaum profesional malah seringkali terpikat bujuk rayu email penipuan. Kuncinya adalah, para penipu memanfaatkan kemampuan yang dimiliki kaum profesional ini.

Misalnya, email tipu-tipu pada dokter mengandung pesan bahwa terdapat korban sakit yang sangat perlu ditolong. Maka sesuai naluri profesinya dan keinginan untuk berbuat baik, sebagian dokter akan menggelontorkan sejumlah uang pada para penipu.

(fyk/dbu)






Hide Ads