Saat ini sejumlah negara dan perusahaan memang tengah mengembangkan teknologi untuk menciptakan senjata robot dengan Amerika Serikat sebagai pemimpinnya. Bahkan di Irak telah tersebar lebih dari 4 ribu robot (armed drone).
"Saat sebuah senjata baru tersebar keluar, maka akan mudah untuk ditiru. Turunnya harga untuk konstruksi robot dan tersedianya komponen yang siap untuk dirancang, memudahkan pembuatan robot karena tidak membutuhkan banyak keahlian," ujar Sharkey, seperti dikutip detikINET dari Alertnet, Rabu (27/2/2008). (wsh/wsh)