Kali ini, ada video berdurasi tiga menit yang memperlihatkan sekumpulan remaja memperkosa seorang ibu muda berusia 25 tahun. Yang menyedihkan, pemerkosaan ini dilakukan di hadapan dua anaknya yang masih balita. Dalam video, sang anak tampak menangis melihat ibunya diperlakukan dengan tidak senonoh.
Peristiwa pemerkosaan itu terjadi pada November 2007, namun sang korban baru melapor pada polisi belum lama ini. Wanita malang dari London Utara ini menceritakan bahwa para pelaku semula berkunjung ke rumahnya dengan tetangga yang dikenalnya dengan baik.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tak pelak, YouTube pun terkena imbasnya dan diprotes beberapa kalangan. Misalnya, psikoterapis Inggris bernama Lucy Beresford mengatakan, YouTube harus lebih bertanggungjawab dengan menghadang video semacam ini agar tak sampai ditampilkan. Video pemerkosaan tersebut telah dilihat sebanyak 600 kali sebelum YouTube kemudian menghapusnya.
Menanggapi protes itu, pihak YouTube hanya menyatakan, mayoritas penggunanya patuh terhadap aturan situs. Jika ada postingan yang dinilai tak pantas tampil, pengakses bisa menaruh flag. Lalu seperti dikutip detikINET dari Sky News dan The Sun, Selasa (26/2/2008), pihak Youtube kemudian akan mengevaluasi apakah video yang telah diberi flag itu perlu dihapus atau tidak. (fyk/dbu)