Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network
detikInet
Kelompok Militan Jaring Anggota Via Second Life

Kelompok Militan Jaring Anggota Via Second Life


- detikInet

Jakarta - Saat ini game Second Life memang tengah populer dan digilai banyak orang. Dalam game ini, pemainnya seolah memiliki kehidupan kedua dimana pemain bisa menjelajah dan melakukan aktivitas layaknya di kehidupan nyata. Disinyalir, kaum teroris pun kepincut untuk memanfaatkan game ini.

Hal itu berdasarkan laporan yang dikeluarkan oleh Intelligence Advanced Research Projects Activity (IARPA), bagian dari komunitas intelejen Amerika Serikat yang mengamati perkembangan teknologi.

"Di Second Life, orang dapat saling bertemu dan bertukar informasi. Rupanya, hal ini dimanfaatkan oleh kelompok ekstrim untuk melakukan rekrutmen, pelatihan, transfer uang dan bertukar informasi tentang perang," ujar lembaga tersebut, seperti dikutip detikINET dari ITnews, Senin (11/2/2008).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Untuk menghadapi hal tersebut, IARPA pun merekomendasikan tim 'Red' untuk melakukan investigasi. Kelompok ini adalah tim inteligen yang khusus menyelidiki potensi ancaman penyerangan di dunia maya.

Aksi pemanfaatan perkembangan teknologi dan internet oleh kelompok militan diduga pernah beberapa kali terjadi. Sebelumnya, kelompok sejenis dilaporkan menggunakan Facebook, Google Earth serta game yang telah dimodifikasi untuk menjalankan aksinya.

(ash/ash)






Hide Ads