Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network
detikInet
Rasis di Internet, Seorang Pria Dibui

Rasis di Internet, Seorang Pria Dibui


- detikInet

Vancouver - Via internet, orang memang punya kebebasan berekspresi. Namun tentu saja sesuatu yang berlebihan pada akhirnya tak baik pula, macam penghinaan berlebihan bernada rasis. Hal itu tak dapat dibenarkan.

Pengadilan Kanada pun menjatuhkan hukuman terhadap seorang pelakunya. Keith Francis William Noble -- si terdakwa -- melakukan postingan rasis bernada kebencian di internet. Dengan dakwaan melecehkan berbagai pihak seperti kepada bangsa Yahudi, warga kulit hitam, kaum homoseksual serta kelompok atau etnik lainnya via internet, Noble pun dianggap pantas dihukum.

Seperti dikutip detikINET dari AFP, Rabu (6/2/2008), pria 31 tahun ini dijatuhi hukuman empat bulan penjara dan dilarang memakai komputer selama tiga tahun. Sebelumnya, ia ditangkap polisi di rumahnya, di sebuah wilayah pinggiran kota Kanada dan diadili di British Columbia Supreme Court.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sersan Sean McGowan dari kepolisian setempat menyatakan bahwa penegakan hukum atas kasus rasis via internet seperti ini masih langka. Ia mengungkap, baru ada sekitar lima orang di Kanada yang pernah dihukum karena menyebarkan propaganda kebencian via dunia maya.

Menurut McGowan, Noble melakukan postingan online yang mengagungkan keunggulan kaum kulit putih dan menghina kelompok atau etnik lainnya secara berlebihan. Polisi pun menyatakan, penangkapan Noble bukanlah merupakan pengekangan terhadap aktivitas online, namun lebih karena postingan Noble sama sekali tak bisa dibenarkan.

(fyk/ash)






Hide Ads