"Suatu ketika, aku sedang memainkan game tinju dengan temanku dan menyadari bahwa game ini begitu menguras tenaga. Aku pikir dengan bermain game ini, kita bisa mengeluarkan keringat seperti halnya berolahraga," ujar Justin White, salah seorang mahasiswa, menceritakan ide awal uji coba ini.
White bersama dengan ke-27 temannya di kelas Aplikasi Latihan Psikologi lalu bermain game tinju Wii selama 30 menit dan membandingkannya dengan berjalan selama 30 menit di sebuah taman lokal.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Setelah mencoba berbagai latihan tersebut, para mahasiswa menuturkan bahwa latihan yang paling energik adalah video tinju tanpa lawan (boxercise), sementara yang paling minim menguras tenaga adalah berjalan di taman.
"Jika Anda mencari olahraga untuk jantung, aku sarankan untuk melakukan latihan yang lain, karena ini (bermain game Wii) tidak cukup. Tapi jika sekadar ingin menurunkan berat badan, bermain game ini patut dicoba," ungkap White, seperti dikutip detikINET dari canada.com, Jumat (25/1/2008).
Hasil uji coba yang dilakukan oleh para mahasiswa ini, seolah menegaskan penelitian serupa yang pernah dilakukan Profesor Gareth Stratton dan koleganya di John Moore's University. Bahwa meskipun dengan bermain Wii orang menjadi aktif bergerak, tapi tidak cukup untuk menggantikan olahraga yang sesungguhnya, sehingga olahraga yang sesungguhnya masih diperlukan. (ash/ash)