Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network
detikInet
Robot Pesawat Monitoring Cuaca Buruk

Robot Pesawat Monitoring Cuaca Buruk


- detikInet

Amerika Serikat - Petugas di Badan Meteorologi tak perlu lagi was-was akan ancaman yang membahayakan jiwa mereka saat dikirim ke angkasa untuk mengamati cuaca dan pusat angin ribut.

National Oceanic and Atmospheric Administration (NOAA) Amerika Serikat telah mempersiapkan sebuah robot pesawat yang diotomatkan untuk ditempatkan di angkasa. Sebanyak USD 3 juta digelontorkan NOAA untuk pengadaan robot ini.

Nantinya, robot tersebut akan dikirim ke angkasa untuk me-monitoring misi musim panas termasuk me-monitoring cuaca Arktik dan pusat angin ribut Atlantik.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Teknologi ini sangat potensial untuk merevolusionerkan monitoring yang kami lakukan pada bumi," kata Marty Ralph, peneliti meteorologi di Laboratorium Penelitian Sistem Bumi NOAA, yang dikutip detikINET dari Vnunet, Jumat (25/1/2008).

Ralph menuturkan, data yang dikumpulkan oleh robot pesawat yang tak berawak ini nantinya akan digunakan untuk membantu NOAA memahami bagaimana manusia mempengaruhi planet dan bagaimana mengurangi dampak bencana alam yang diakibatkan oleh iklim dan cuaca buruk.

NOAA akan menggunakan pesawat High Altitude Long Endurance yang bisa tinggal di angkasa selama berhari-hari. Pesawat tambahan kemungkinan akan diluncurkan dari kapal-kapal untuk melakukan monitoring tambahan.

Jika percobaan ini sukses, NOAA rencananya akan memperpanjang penggunaan pesawat yang diotomatkan tersebut untuk kemudian dipersenjatai dengan alat pemantau ikan dan pelacak gletser Greenland. (dwn/ash)




Hide Ads