Meski keberadaan ponsel tersebut membawa banyak manfaat, para pakar mengemukakan bahwa ketergantungan anak pada ponsel mengandung resiko. Resiko ini seperti pelecehan seksual ataupun fenomena anak-anak jadi sukar bersosialisasi secara langsung, muka dengan muka.
"Anak-anak mengemukakan bahwa hal yang paling penting selain hidup mereka adalah ponsel. Mereka mengutak-atik ponsel di manapun berada. Padahal ponsel membawa bahaya," ungkap Masashi Yasukawa, kepala lembaga National Web Counseling Council seperti dikutip detikINET dari AFP, Sabtu (12/1/2008).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Misalnya, ponsel bisa membuat anak belajar jadi pelaku pelecehan dengan mengolok-olok teman via SMS tanpa memikirkan konsekuensinya. Mereka juga bisa tanpa sengaja menunjukkan informasi diri pada orang yang berniat jahat seperti kaum paedofil. Selain itu, orang tua juga kena batunya karena pengeluaran untuk pulsa anak-anak mereka makin melonjak. (fyk/fyk)