Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network
detikInet
2008, Tahun Kebangkitan TIK di Sumatera

2008, Tahun Kebangkitan TIK di Sumatera


- detikInet

Sumatera Utara - Gubernur Sumatera Utara Drs. Rudolf M. Pardede mencanangkan 2008 sebagai tahun kebangkitan Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) di Sumatera. Pencanangan itu diungkapkan saat meninjau ruang layanan Pustaka dan Arsip Daerah Digital di Medan akhir pekan lalu.

Dalam keterangan tertulis yang diterima detikINET, Senin (7/1/2008), pencanangan itu dilakukan untuk menjawab kesenjangan digital yang masih tinggi ditengah masyarakat Indonesia dibandingkan dengan kondisi masyarakat di negara lain, seperti masih rendahnya jumlah pengguna komputer dan internet di tanah air.

Sementara itu, pengembangan TIK pada Perpustakaan dan Arsip Daerah Sumatera Utara merupakan kerjasama antara Telkom Divisi Regional I Sumatera dengan Badan Perpustakaan dan Arsip Daerah (Baperasda).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pengembangan Perpustakaan dan Arsip Daerah dengan pengimplementasian TIK adalah yang pertama di Sumatera. Diharapkan, dengan pengimplementasian TIK pada layanan perpustakaan dan arsip daerah ini akan memberi daya tarik bagi masyarakat untuk mengunjungi perpustakaan itu, baik secara manual maupun online.

Kepala Baperasda Sumut Syaiful Syafri mengatakan, sebanyak 41.000 karya cetak dan karya rekam dari 231.000 buku milik perpustakaan Provinsi Sumatera kini sudah dapat diakses secara online melalui website www.pustakasumut.com

Perpustakaan dan Arsip Daerah Pemprov Sumatera Utara, Medan, yang diresmikan Ketua Tim PKK Provinisi Sumatra Utara, Ny. Vera Natarida Br. Tambunan ini rencananya juga akan menjadi role mode (percontohan) bagi pengembangan perpustakaan dan arsip daerah di Sumatera.

Executive General Manager Telkom Divisi I Sumatera Muhammad Awaluddin mengatakan, ke depannya proses belajar atau pencarian informasi tidak lagi bisa melakukan semuanya dengan cara-cara konvensional tapi sudah harus dilakukan dengan cara yang modern dengan menggunakan TIK. Dikatakannya, pustaka digital adalah perpustakaan yang menyimpan data, baik tulisan, gambar, suara dalam bentuk file elektronik dan mendistribusikannya dengan menggunakan protokol elektronik melalui jaringan komputer.

Negara-negara maju, lanjut Awaludin, sudah menjadikan perpustakaan negaranya sebagai pustaka digital sehingga mudah diakses secara online. Nantinya, penduduk Sumatera Utara tidak lagi harus datang ke pustaka untuk melihat buku atau dokumen di sana tapi cukup secara online, tandasnya. (ash/ash)





Hide Ads