Dalam keterangan tertulis yang diterima detikINET, Senin (7/1/2008), pencanangan itu dilakukan untuk menjawab kesenjangan digital yang masih tinggi ditengah masyarakat Indonesia dibandingkan dengan kondisi masyarakat di negara lain, seperti masih rendahnya jumlah pengguna komputer dan internet di tanah air.
Sementara itu, pengembangan TIK pada Perpustakaan dan Arsip Daerah Sumatera Utara merupakan kerjasama antara Telkom Divisi Regional I Sumatera dengan Badan Perpustakaan dan Arsip Daerah (Baperasda).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kepala Baperasda Sumut Syaiful Syafri mengatakan, sebanyak 41.000 karya cetak dan karya rekam dari 231.000 buku milik perpustakaan Provinsi Sumatera kini sudah dapat diakses secara online melalui website www.pustakasumut.com
Perpustakaan dan Arsip Daerah Pemprov Sumatera Utara, Medan, yang diresmikan Ketua Tim PKK Provinisi Sumatra Utara, Ny. Vera Natarida Br. Tambunan ini rencananya juga akan menjadi role mode (percontohan) bagi pengembangan perpustakaan dan arsip daerah di Sumatera.
Executive General Manager Telkom Divisi I Sumatera Muhammad Awaluddin mengatakan, ke depannya proses belajar atau pencarian informasi tidak lagi bisa melakukan semuanya dengan cara-cara konvensional tapi sudah harus dilakukan dengan cara yang modern dengan menggunakan TIK. Dikatakannya, pustaka digital adalah perpustakaan yang menyimpan data, baik tulisan, gambar, suara dalam bentuk file elektronik dan mendistribusikannya dengan menggunakan protokol elektronik melalui jaringan komputer.
Negara-negara maju, lanjut Awaludin, sudah menjadikan perpustakaan negaranya sebagai pustaka digital sehingga mudah diakses secara online. Nantinya, penduduk Sumatera Utara tidak lagi harus datang ke pustaka untuk melihat buku atau dokumen di sana tapi cukup secara online, tandasnya. (ash/ash)