Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network
detikInet
Ratusan Hotspot Tak Mampu Pikat Pengguna Internet Jatim

Ratusan Hotspot Tak Mampu Pikat Pengguna Internet Jatim


- detikInet

Jawa Timur - Sejak pertengahan 2007, Telkom Jawa Timur telah membangun ratusan titik hotspot internet di berbagai tempat umum. Namun dalam kurun 6 bulan itu, perkembangan penetrasi internet di kota ini dianggap masih 'loyo'.

Communication Manager Telkom Jawa Timur Djadi Soegiarto mengatakan, dari pertengahan bulan hingga akhir tahun 2007 peningkatan penetrasi internet di Jatim tidak sampai 1 persen. "Peningkatannya tidak signifikan, padahal gratis" ujarnya, ketika dihubungi detikINET, Kamis (3/1/2007).

Padahal, lanjut Djadi, pihaknya sudah membangun ratusan hotspot di Jatim untuk mendongkrak penterasi internet. Pembangunannya dilakukan di 38 alun-alun di kota dan kabupaten serta di 300 titik kota Surabaya yang tersebar di mal, sekolah dan tempat-tempat umum. "Jadi totalnya ada 338 hotspot," tukasnya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sayangnya, harapan yang digantungkan belum mendapat hasil yang diinginkan sehingga membuat Telkom melakukan evaluasi. "Setelah kita kaji ternyata ada 2 faktor penyebabnya. Pertama, karena controller by Telkom lalu kedua adalah karena sosialisasi penggunaan internet," imbuh Djadi.

Maka dari itu, dikatakan Djadi, Telkom Jatim melakukan program potong tarif internet dial up TelkomNet Instant menjadi Rp 1000 per jam. Sebelumnya, banyak yang menganggap tarif Rp 9.900 per jam TelkomNet Instant dengan kecepatan 64 kbps masih mahal. "Bandingkan dengan Speedy, (yang tarifnya) Rp 6.000 per jam dengan kecepatan 384 kbps. Makanya kita turunkan tarif (TelkomNet Instant). Harapannya, penetrasi internet naik menjadi 20 persen di akhir 2008," tandasnya. (ash/ash)






Hide Ads