Chinadaily yang dikutip detikiNET, Kamis (27/12/2007) melansir, iklan tersebut merupakan bagian dari kampanye Pampered Passions untuk menarik para pria membelikan pakaian dalam yang seksi untuk pacar mereka di hari Natal.
Selain dianggap seksi, Google menolak menampilkan iklan itu di situsnya karena adanya suara yang dianggap merangsang dan pose yang agak telanjang pada gambar yang diperagakan seorang wanita cantik.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sementara itu juru bicara Pampered Passions berpendapat, Google merupakan perusahaan Amerika, jadi mungkin Google menunjukkan sikap kalem dan liberal di Amerika, namun kebijakan Google justru dinilai konservatif untuk pelanggan Eropa. (dwn/dwn)