Berdurasi enam menit, dalam video tersebut ditampilkan gambar seolah-olah si profesor tengah melacurkan putrinya. Diduga seorang mahasiswa Universitas Dalhousie terlibat dalam pembuatan video rekayasa ini, lantaran tidak menyukai si profesor yang notabene beragama Islam.
"Video ini sungguh memalukan. Video klip ini ingin menyerang seseorang tapi justru ikut melibatkan keluarga orang yang diserang, sungguh keterlaluan dan tak dapat dimaafkan. Sepertinya ada motif dendam di sini," ujar Charles Crosby, juru bicara Universitas Dalhousie.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Ini adalah sebuah tindakan kriminal yang dilandasi kebencian, penghinaan bermotif agama dan ras," ujar sang profesor, seperti dikutip detikINET dari Softpedia, Rabu (12/12/2007). (dwn/dwn)