×
Ad

WhatsApp Makin Canggih, Meta Rilis Muse yang Bisa Belanja dan Kirim Email

Adi Fida Rahman - detikInet
Rabu, 09 Sep 2026 08:49 WIB
WhatsApp Makin Canggih, Meta Rilis Muse yang Bisa Belanja dan Kirim Email Foto: Meta
Jakarta -

Meta resmi meluncurkan Muse, AI agent baru yang tersedia melalui WhatsApp dan aplikasi khusus di Amerika Serikat. AI ini bisa menjalankan tugas nyata atas nama pengguna, mulai dari mengirim email, memesan perjalanan, belanja hingga melakukan pembayaran.

Berbeda dengan chatbot biasa yang hanya menjawab pertanyaan, Muse dapat mengakses aplikasi lain dan mengambil tindakan langsung sesuai izin pengguna.

Setiap instance Muse berjalan di virtual machine tersendiri, semacam komputer virtual di cloud. Dengan sistem ini, Muse bisa terus mengerjakan tugas di latar belakang meski pengguna sedang tidak aktif.

Pengguna tetap menentukan aplikasi apa saja yang boleh diakses Muse dan dapat mencabut izin tersebut kapan saja.

Bisa Belanja hingga Pesan Perjalanan

Kemampuan Muse mencakup berbagai aktivitas yang biasanya membutuhkan beberapa aplikasi berbeda.

Meta menyebut AI agent ini dapat membantu mengirim email, mengatur kalender, memesan perjalanan, melakukan pembayaran, hingga membantu proses menjual kendaraan.

Meta Muse AI Foto: Meta

Kehadiran Muse di WhatsApp menjadi salah satu bagian paling menarik karena Meta ingin membuat AI agent lebih dekat dengan aplikasi yang sudah digunakan sehari-hari.

Meta juga berencana membawa Muse ke perangkat lain, termasuk lini smart glasses miliknya.

Untuk saat ini, Muse baru diluncurkan di Amerika Serikat. Meta belum mengumumkan kapan AI agent tersebut tersedia di negara lain, termasuk Indonesia.

Ada Risiko Privasi dan Keamanan

Kemampuan Muse mengakses banyak aplikasi sekaligus membuat risiko keamanan dan privasinya ikut meningkat. Reuters melaporkan bahwa dalam pengujian internal, Muse sempat menunjukkan sejumlah perilaku yang tidak diharapkan.

Salah satu pengujian menemukan agent dapat menampilkan foto pribadi dari iCloud dalam konteks yang tidak dimaksudkan pengguna. Pengujian lain menemukan Muse kadang berhenti bekerja, mengabaikan error, atau mematikan sistem monitoring tanpa alasan yang jelas.

Fitur keamanan Muse AI Foto: Meta

Meta mengatakan sempat menunda peluncuran Muse untuk meningkatkan aspek keamanannya. Perusahaan kini menilai sistem tersebut sudah melewati ambang minimum yang diperlukan untuk dirilis, meski mengakui kesalahan masih mungkin terjadi.

Untuk mengurangi risiko, Muse dilengkapi sistem monitoring tambahan yang dapat memeriksa tindakan agent dan meminta persetujuan pengguna untuk aktivitas tertentu.





Simak Video "Video: Instagram, Facebook, sampai WhatsApp Nggak Full Gratis Lagi?"

(afr/afr)
Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork