×
Ad

Cathay Pacific Pakai AI Google Kurangi Garis Putih Pesawat Pemanas Bumi

Adi Fida Rahman - detikInet
Selasa, 08 Sep 2026 08:45 WIB
Cathay Pacific Pakai AI Google Kurangi Garis Putih Pesawat Pemanas Bumi Foto: Michael Marston ePixel Images/CNN
Jakarta -

Cathay Pacific menggandeng Google untuk menguji teknologi kecerdasan buatan atau AI yang membantu pesawat menghindari pembentukan contrail. Garis putih di belakang pesawat tersebut ternyata dapat memerangkap panas di atmosfer dan memperparah pemanasan Bumi.

Uji coba operasional dimulai pada akhir 2025 dengan target lebih dari 100 penerbangan. Lebih dari 80 penerbangan Cathay Pacific telah mengikuti rute penghindaran contrail.

Berdasarkan analisis citra satelit Google, penerbangan tersebut diperkirakan berhasil mengurangi dampak pemanasan contrail sekitar 40%. Angka ini merupakan estimasi awal Google dan bukan berarti emisi karbon pesawat berkurang 40%.

Kenapa garis putih pesawat bisa memanaskan Bumi?

Contrail atau condensation trail terbentuk ketika pesawat melewati lapisan udara yang sangat dingin dan lembap. Uap air dari mesin pesawat membeku menjadi kristal es sehingga terlihat sebagai garis putih di langit.

Sebagian contrail akan menghilang dengan cepat. Namun, dalam kondisi atmosfer tertentu, garis tersebut dapat bertahan dan menyebar menjadi awan tipis yang memerangkap panas di atmosfer.

Bagaimana jejak kondensasi (contrails) berkontribusi terhadap pemanasan global Foto: Google

Google menyebut contrail diperkirakan bertanggung jawab atas sekitar sepertiga dari keseluruhan dampak iklim industri penerbangan. Karena itu, mencegah pembentukannya dinilai sebagai salah satu langkah yang dapat dilakukan tanpa mengganti pesawat maupun bahan bakar.

Cara AI Google mencegah contrail

Sistem Google menggabungkan model prediksi berbasis AI, data cuaca dan citra satelit untuk memperkirakan wilayah udara yang berpotensi menghasilkan contrail persisten.

Informasi tersebut diberikan kepada petugas pengatur penerbangan dan pilot. Jika kondisi memungkinkan, pesawat dapat sedikit menaikkan atau menurunkan ketinggian untuk menghindari lapisan udara dingin dan lembap tersebut.

Hanya sedikit lebih dari setengah pemanasan global akibat penerbangan berasal dari karbon dioksida; maskapai penerbangan mulai melacak faktor-faktor non-CO2 yang berkontribusi. Foto: Google

Cara kerjanya mirip ketika pilot mengubah ketinggian untuk menghindari turbulensi. Semua perubahan tetap mempertimbangkan keselamatan, izin pengatur lalu lintas udara, kemampuan pesawat dan konsumsi bahan bakar.

Cathay Pacific menyalurkan prediksi terbaru Google ke kokpit menggunakan Wi-Fi dalam penerbangan dan sistem Electronic Flight Folder miliknya.



Simak Video "Video: WNA Terdampak Pembatalan Penerbangan di Bali Dapat Izin Tinggal Darurat"


(afr/afr)
Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork