Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network
detikInet
Internet Siap 'Lahap' Anak Pembohong

Internet Siap 'Lahap' Anak Pembohong


- detikInet

Jakarta - Banyak anak yang sering berbohong tentang usia mereka saat mengakses internet. Kebohongan itu kerap dilakukan agar mereka bisa leluasa mengakses konten orang dewasa. Padahal dengan berbohong itu, mereka berpotensi 'dilahap' oleh berbagai konten internet yang belum layak disaksikan pada usia dini.

Dari hasil survei yang digelar National Consumer Council (NCC) Amerika Serikat (AS) terungkap bahwa anak-anak sering tergoda untuk membuka iklan untuk orang dewasa, misalnya judi atau layanan kencan. Sekitar 73 persen iklan tersebut menyatu dengan konten situs, dan tidak diberi label iklan, alhasil anak-anak pun membuka semua konten tersebut.

"Anak-anak memiliki rasa ingin tahu yang besar saat menjelajah dunia maya. Seharusnya orang tua sadar bahwa internet terlalu komersial. Banyak anak yang berbohong tentang usia mereka saat mendaftar di layanan internet, sehingga mereka bisa leluasa mengakses situs yang belum pantas untuk mereka," ujar Ed Mayo, Kepala Eksekutif NCC, seperti dikutip detikINET dari Softpedia, Selasa (11/12/2007).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Misalnya, anak gadis 11 tahun mengaku berumur 20 tahun agar bisa mengakses game, Bebo (situs jejaring sosial). Seorang anak laki-laki 14 tahun mengaku berumur 18 tahun agar bisa mengakses situs untuk orang berusia 18 tahun ke atas. Padahal mereka belum bisa mempertanggungjawabkan apa yang mereka akses, salah-salah mereka bisa terjerumus lantaran melihat konten yang belum pantas dilihat.Β  (wsh/ash)





Hide Ads