Google resmi merilis Gemini 3.8 Flash, model AI terbaru yang difokuskan untuk reasoning dan coding. Bersamaan dengan itu, Google memperkenalkan Gemini 3.8 Flash Cyber yang dirancang khusus untuk memburu dan menambal celah keamanan secara otomatis.
Kemampuan versi Cyber cukup mencolok. Google mengeklaim Gemini 3.8 Flash Cyber mampu menghasilkan 2,6 kali lebih banyak patch Chrome yang benar dibandingkan model komersial besar lain yang diuji tim keamanan Chrome.
Dalam pengujian lain, model AI tersebut disebut berhasil menemukan satu kerentanan kritis dalam waktu kurang dari dua jam. Menurut Google, pekerjaan serupa biasanya bisa memakan waktu berbulan-bulan.
Gemini 3.8 Flash dan Gemini 3.8 Flash Cyber dirilis pada 2 September 2026. Peluncuran ini hanya berselang sekitar tiga minggu dari Gemini 3.7 Flash dan menjadi rilis Flash ketiga Google dalam enam minggu terakhir.
Google menyebut Gemini 3.8 Flash sebagai model reasoning dan coding paling pintar yang pernah mereka buat. Model ini dirancang untuk software engineering jangka panjang, workflow berbasis agen AI, serta pekerjaan kompleks yang membutuhkan banyak tahapan reasoning.
Harga Gemini 3.8 Flash tetap sama dengan generasi sebelumnya selama periode perkenalan, yakni USD 0,75 per satu juta input token dan USD 3,75 per satu juta output token.
Gemini 3.8 Flash Cyber Buru Celah Keamanan
Gemini 3.8 Flash Cyber dikembangkan secara khusus untuk menemukan kerentanan dan membuat patch keamanan secara otomatis.
Google mengeklaim model ini mengungguli Gemini 3.5 Flash Cyber serta sejumlah model frontier yang lebih besar dalam benchmark CyberGym.
Google juga mengujinya pada basis kode yang mencakup 20 bahasa pemrograman. Hasilnya, Gemini 3.8 Flash Cyber diklaim memiliki tingkat keberhasilan menemukan kerentanan di atas 70%.
Tim Chrome Security Google kemudian menemukan model tersebut menghasilkan 2,6 kali lebih banyak patch yang benar untuk kerentanan Chrome dibandingkan model komersial besar lain yang mereka uji.
Sementara tim Cloud Vulnerability Research Google menggunakan Gemini 3.8 Flash Cyber untuk menemukan satu kerentanan kritis dalam waktu kurang dari dua jam.
Perusahaan keamanan siber Wiz juga menguji model tersebut. Gemini 3.8 Flash Cyber dilaporkan mencatat recall 7,5% hingga 9,7% lebih tinggi dengan biaya 2,3 hingga 5,2 kali lebih murah dibandingkan model frontier terkemuka lainnya.
Google menegaskan Gemini 3.8 Flash Cyber lebih difokuskan untuk pertahanan, seperti menemukan dan memperbaiki kerentanan, ketimbang melakukan serangan atau mengeksploitasi celah keamanan.
Akses Gemini 3.8 Flash Cyber Dibatasi
Berbeda dengan Gemini 3.8 Flash reguler, versi Cyber tidak tersedia secara bebas. Google membatasi aksesnya melalui Fairwind Program.
Program tersebut ditujukan untuk lembaga pemerintah dan otoritas keamanan siber nasional, operator infrastruktur kritis, penyedia platform teknologi inti, serta tim keamanan yang telah diverifikasi Google.
Sementara itu, Gemini 3.8 Flash reguler sudah tersedia untuk developer melalui Gemini API, Google AI Studio, Android Studio, dan Antigravity, serta pelanggan perusahaan melalui Gemini Enterprise.
Pengguna Google AI Pro dan Ultra juga sudah bisa mengakses Gemini 3.8 Flash melalui aplikasi Gemini, AI Mode di Google Search, dan Gemini di Google Sheets.
Simak Video "Keunggulan 'Gemini', Aplikasi Canggih Berbasis AI Keluaran Google"
(afr/afr)