Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network
detikInet
Rencana Gagal Zuckerberg Ingin Ganti Karyawan Meta dengan AI

Rencana Gagal Zuckerberg Ingin Ganti Karyawan Meta dengan AI


Virgina Maulita Putri - detikInet

Meta Platforms CEO Mark Zuckerberg departs the court after taking the stand at a trial in a key test case accusing Meta and Googles YouTube of harming kids mental health through addictive platforms, in Los Angeles, California, U.S., February 18, 2026. REUTERS/Mike Blake
Foto: REUTERS/Mike Blake
Jakarta -

Mark Zuckerberg memiliki rencana ambisius untuk menggantikan sebagian besar karyawan Meta dengan agen AI. Namun rencana ini akhirnya dibatalkan karena masalah teknis dan protes dari karyawan.

Menurut laporan Reuters, Meta sedang menyiapkan program reorganisasi perusahaan yang disebut 'Project OT' atau Organization Transformation. Menurut dokumen internal, program ini mengandalkan agen AI yang diawasi oleh sekelompok kecil karyawan manusia.

Engineer, desainer, manajer produk, dan spesialis lainnya akan perlahan bertransisi menjadi 'builder'. Manajemen menengah akan menyusut, dan agen AI akan membantu analisis untuk menentukan prioritas sehari-hari.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sebagai bagian dari rencana ini, Meta berencana memangkas jumlah karyawan di beberapa tim hingga 60% lewat pemutusan hubungan kerja (PHK), penghapusan posisi yang lowong, dan memberhentikan karyawan yang dianggap memiliki kinerja rendah.

Dalam rencana awalnya, Project OT kabarnya mencakup gelombang PHK kedua yang akan dilakukan pada November 2026. Zuckerberg akhirnya membatalkan rencana PHK tersebut, atau setidaknya ditunda untuk sementara waktu.

ADVERTISEMENT

Salah satu alasan mengapa program ini dibatalkan adalah peluncuran AI internal Meta yang mengalami banyak masalah. Di satu sisi, data menunjukkan perubahan kode di software platform dan infrastruktur AI Meta melonjak hingga 220%.

Namun, lonjakan itu tidak terwujud dalam peningkatan produktivitas karyawan. Fitur baru atau peningkatan yang benar-benar sampai ke pengguna hanya naik 36%, seperti dikutip dari Engadget, Minggu (30/8/2026).

Tidak hanya itu, jumlah masalah teknis dan insiden keamanan meningkat hingga 50%. Waktu yang dihabiskan karyawan untuk menangani masalah tersebut juga naik 70%.

Meskipun demikian, Reuters melaporkan Meta tidak sepenuhnya meninggalkan rencana besar program tersebut. Zuckerberg mengatakan Meta tidak akan melakukan PHK besar lagi tahun ini, tapi beberapa karyawan khawatir akan ada pemangkasan yang lebih kecil tahun ini atau lebih besar pada tahun 2027.

Tim-tim kecil yang dibantu AI masih digunakan di beberapa bagian perusahaan. Meta juga berencana menggelontorkan anggaran besar untuk infrastruktur AI, keputusan yang akan menjadi perhatian banyak investor.



(vmp/vmp)




Hide Ads