Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network
detikInet
China Kerahkan 'Robocop' ke Jalan, Bisa Tegur Pengendara Bandel

China Kerahkan 'Robocop' ke Jalan, Bisa Tegur Pengendara Bandel


Adi Fida Rahman - detikInet

Robot Polisi di China
China Kerahkan 'Robocop' ke Jalan, Bisa Tegur Pengendara Bandel Foto: via NDTV
Daftar Isi
Jakarta -

Pemandangan unik terlihat di jalanan Hangzhou, China. Sebuah robot humanoid setinggi manusia mulai bertugas membantu polisi mengatur lalu lintas dan menegur pengguna jalan yang melanggar aturan.

Robot buatan perusahaan teknologi China SUPCON tersebut memiliki tinggi 1,88 meter dan berat sekitar 98 kg. Penampilannya membuat robot ini sekilas mengingatkan pada "Robocop" dalam film fiksi ilmiah.

Namun robot ini tidak membawa senjata atau memiliki kewenangan menangkap orang. Tugasnya lebih sederhana, yakni membantu mengawasi lalu lintas dan mengingatkan pengguna jalan yang melanggar.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

ADVERTISEMENT

Dikutip dari Reuters, robot tersebut sudah menjalani uji coba di sejumlah persimpangan di Hangzhou.

Dengan bantuan kamera, sensor dan sistem kecerdasan buatan (AI), robot dapat mengenali sejumlah pelanggaran, seperti pengendara sepeda atau kendaraan roda dua yang tidak mengenakan helm, pengguna jalan yang melanggar marka, hingga pejalan kaki yang menerobos lampu lalu lintas.

Ketika menemukan pelanggaran, robot dapat memberikan peringatan kepada pengguna jalan.

Robot juga dirancang dapat berdiri dan bekerja di lingkungan jalan raya bersama petugas manusia. Bentuk humanoid dipilih agar robot lebih mudah berinteraksi dengan masyarakat serta menggunakan lingkungan yang sebelumnya dirancang untuk manusia.

Robot Polisi di ChinaRobot Polisi di China Foto: via NDTV

Pelanggaran Diklaim Turun 40%

SUPCON mengklaim uji coba awal menunjukkan hasil cukup menjanjikan.

Menurut perusahaan, pada beberapa kategori pelanggaran lalu lintas yang menjadi sasaran pilot, jumlah pelanggaran turun lebih dari 40% setelah robot mulai digunakan.

Namun angka tersebut masih merupakan klaim perusahaan berdasarkan program uji coba, bukan bukti bahwa robot polisi dapat memangkas seluruh jenis pelanggaran lalu lintas sebesar 40%.

Kehadiran "Robocop" di Hangzhou menjadi bagian dari perkembangan industri robot humanoid China yang semakin cepat.

Jika sebelumnya robot humanoid China sering menjadi perhatian karena bisa menari, berlari, kungfu hingga melakukan salto, perusahaan kini mulai mengejar penggunaan yang lebih praktis.

Robot mulai diuji untuk bekerja di pabrik, layanan publik hingga membantu pekerjaan manusia di ruang publik.

Robot SUPCON di Hangzhou menjadi salah satu contohnya. Meski belum bisa mengejar atau menangkap pelanggar seperti Robocop dalam film, robot humanoid kini setidaknya sudah benar-benar turun ke jalan dan bekerja bersama manusia.



(afr/afr)






Hide Ads