×
Ad

Tak Takut AI, Bos Aplikasi 3D dari Indonesia Malah Punya Agen Pintar

Adi Fida Rahman - detikInet
Kamis, 13 Agu 2026 14:31 WIB
Tak takut AI, bos aplikasi 3D dari Indonesia ini malah punya agen pintar (Foto: Adi FR/detikINET)
Jakarta -

Kehadiran artificial intelligence (AI) memunculkan pro dan kontra, termasuk kekhawatiran teknologi tersebut bakal menggantikan pekerjaan manusia. Co-Founder dan CEO Assemblr Group Hasbi Asyadiq memilih melihatnya dari sisi berbeda.

Menurutnya perusahaan teknologi harus beradaptasi. Di Assemblr misalnya, mereka sudah memanfaatkan AI untuk operasional internal.

Pun begitu Hasbi menyadari bawah setiap kemajuan teknologi hampir selalu melahirkan dua kubu. Namun, skala perubahan yang dibawa AI membuat perdebatan kali ini terasa jauh lebih besar.

"Di setiap kemajuan teknologi pasti ada pro dan kontra. Dalam skala AI, pro dan kontranya juga makin kencang. Ada yang sangat mendukung, ada juga yang menentang, sangat terpolarisasi karena memang magnitudenya sebesar itu," kata Hasbi saat ditemui di Jakarta.

Menurutnya, perubahan seperti ini bukan sesuatu yang baru dalam sejarah perkembangan teknologi. Karena itu, perusahaan bisa memilih bertahan dengan cara lama atau beradaptasi dengan perubahan.

"Ini sebenarnya pola yang terus terjadi di dunia. Selalu ada revolusi yang terjadi, di mana zaman berubah. Menurut saya, kita tidak bisa terus bertahan dengan pipeline atau cara-cara lama, kita harus beradaptasi," ujarnya.

"Bagi kami justru ini opportunity karena nature kami adalah perusahaan teknologi," sambungnya.

Hasbi Asyadiq, Co-Founder dan CEO Assemblr Group Foto: Adi FR/detikINET




(afr/fay)

Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork