Perusahaan konsultasi Detica menuturkan, menumpuknya data di server perusahaan sebagian disebabkan oleh banyaknya pekerja yang memakai e-mail untuk lalu lintas informasi tidak penting alias diluar urusan kantor. Akibatnya, server kantor pun terbebani dari hal yang tidak seharusnya.
"Dalam budaya web 2.0, kita berkomunikasi secara elektronik bahkan dengan orang-orang yang hanya beberapa meter jauhnya," ungkap Chris Saunders, Kepala Urusan Data di Detica seperti dikutip detikINET dari Vnunet, Jumat (30/11/2007).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Hal ini, dikatakan Chris, bakal mengefektifkan performa server perusahaan. Demikian pula untuk pengorganisasian data yang akan menjadi lebih efisien untuk meningkatkan kinerja.Β (fyk/ash)